Al Farabi

Guru Kedua Filsafat

Seorang filosof muslim, yang mampu memadukan filsafat Yunani, dan ajaran islam. Dari karyanya, memperlihatkan jadi dirinya sebagai seorang Islam yang taat. Di samping tidak terlepas dari tradisi Plato dan Aristoteles. Karenanya, ia dapat diterima di banyak kalangan, baik di dunia Timur maupun dunia.

Abu Nashar bin Muhammad bin Mohammad bin Tarkham bin Unzalaqah, atau lebih dikenal dengan al-Farabi. Lahir di kota kecil bernama Wasij, kawasan Turkistan, pada tahun 870 M di zaman pemerintahan dinasti Abbasiyyah.

Al Farabi banyak memberikan pandangannya. Terutama ketika menjelaskan tentang negara, masyarakat, dan pemimpin. Menurutnya, manusia merupakan salah satu syarat terbentuknya sebuah Negara. Manusia tidak dapat hidup sendiri, pasti membutuhkan orang lain. Dari interaksi yang terus menerus ini, akhirnya terbentuklah komunitas besar, dan jadilah sebuah Negara.

Program Pencerahan TV

Jadwal Program

Jum'at 23 Juni 2017